Selasa, 17 Mei 2016



SEMANTICS
Hallo guys how are you,,?
Okk guys,,,Hari ini saya akan membahas materi semantics

1.   Apakah Semantik Itu?

Ada dua cabang utama linguistik yang khusus menyangkut kata yaitu etimologi, studi tentang asal usul kata, dan semantik atau ilmu makna, studi tentang makna kata. Di antara kedua ilmu itu, etimologi sudah merupakan disiplin ilmu yang lama mapan (established), sedangkan semantik relatif merupakan hal yang baru.
Kata semantik berasal dari bahasa Yunani sema yang artinya tanda atau lambang (sign). “Semantik” pertama kali digunakan oleh seorang filolog Perancis bernama Michel Breal pada tahun 1883. Kata semantik kemudian disepakati sebagai istilah yang digunakan untuk bidang linguistik yang mempelajari tentang tanda-tanda linguistik dengan hal-hal yang ditandainya. Oleh karena itu, kata semantik dapat diartikan sebagai ilmu tentang makna atau tentang arti, yaitu salah satu dari tiga tataran analisis bahasa: fonologi, gramatika, dan semantik.
Dari defenisi-defenisi di atas dapat diambil kesimpulan bahwa yang dimaksud dengan semantik adalah salah satu cabang studi linguistik yang membahas tentang makna.

JENIS- JENIS MAKNA

Karena bahasa itu digunakan untuk berbagai kegiatan dan keperluan dalam kehidupan bermasyarakat, maka makna bahasa itu pun menjadi bermacam-macam dilihat dari segi atau pandangan yang berbeda. Berbagai nama jenis makna telah dikemukakan oleh orang dalam berbagai buku linguistik atau semantik. Abdul Chaer (1994 : 289 – 296) membagi jenis-jenis makna sebagai berikut:

1.     Makna Leksikal dan Makna Gramatikal
2.    Makna Referensial dan Nonreferensial
3.    Makna Denotatif dan Konotatif
4.    Makna Kata dan Makna Istilah
5.    Makna Konseptual dan Makna Asosiatif
6.    Makna Idiomatikal dan Peribahasa
7.    Makna Kias

1.   Makna Leksikal dan Makna Gramatikal
Leksikal adalah bentuk adjektif yang diturunkan dari bentuk nomina leksikon. Satuan dari leksikon adalah leksem, yaitu satuan bentuk bahasa yang bermakna. Kalau leksikon kita samakan dengan kosakata atau perbendaharaan kata, maka leksem dapat kita persamakan dengan kata. Dengan demikian, makna leksikal dapat diartikan sebagai makna yang bersifat leksikon, bersifat leksem, atau bersifat kata.
Makna leksikal biasanya dipertentangkan dengan makna gramatikal. Kalau makna leksikal berkenaan dengan makna leksem atau kata yang sesuai dengan referennya, maka makna gramatikal ini adalah makna yang hadir sebagai akibat adanya proses gramatika seperti proses afiksasi, proses reduplikasi, dan proses komposisi

2.   MAKNA REFERENSIAL DAN NONREFERENSIAL
Perbedaan makna referensial dan makna nonreferensial berdasarkan ada tidak adanya referen dari kata-kata itu. Bila kata-kata itu mempunyai referen, yaitu sesuatu di luar bahasa yang diacu oleh kata itu, maka kata tersebut disebut kata bermakna referensial. Kalau kata-kata itu tidak mempunyai referen, maka kata itu disebut kata bermakna nonreferensial. Kata meja termasuk kata yang bermakna referensial karena mempunyai referen, yaitu sejenis perabot rumah tangga yang disebut ’meja’. Sebaliknya kata karena tidak mempunyai referen, jadi kata karena termasuk kata yang bermakna nonreferensial.

3.   MAKNA DENOTATIF DAN KONOTATIF
Makna denotatif pada dasarnya sama dengan makna referensial sebab makna denotatif lazim diberi penjelasan sebagai makna yang sesuai dengan hasil observasi menurut penglihatan, penciuman, pendengaran, perasaan, atau pengalaman lainnya. Jadi, makna denotatif ini menyangkut informasi-informasi faktual objektif. Oleh karena itu, makna denotasi sering disebut sebagai ’makna sebenarnya’(Chaer, 1994). Umpama kata perempuan dan wanita kedua kata itu mempunyai dua makna yang sama, yaitu ’manusia dewasa bukan laki-laki’.Sebuah kata disebut mempunyai makna konotatif apabila kata itu mempunyai ”nilai rasa”, baik positif maupun negatif. Jika tidak memiliki nilai rasa maka dikatakan tidak memiliki konotasi. Tetapi dapat juga disebut berkonotasi netral. Makna konotatif dapat juga berubah dari waktu ke waktu. Misalnya kata ceramah dulu kata ini berkonotasi negatif karena berarti ’cerewet’, tetapi sekarang konotasinya positif.

4.   MAKNA KATA DAN MAKNA ISTILAH

Setiap kata atau leksem memiliki makna, namun dalam penggunaannya makna kata itu baru menjadi jelas kalau kata itu sudah berada di dalam konteks kalimatnya atau konteks situasinya. Berbeda dengan kata, istilah mempunyai makna yang jelas, yang pasti, yang tidak meragukan, meskipun tanpa konteks kalimat. Oleh karena itu sering dikatakan bahwa istilah itu bebas konteks. Hanya perlu diingat bahwa sebuah istilah hanya digunakan pada bidang keilmuan atau kegiatan tertentu. Perbedaan antara makna kata dan istilah dapat dilihat dari contoh berikut
(1) Tangannya luka kena pecahan kaca.
(2) Lengannya luka kena pecahan kaca.
Kata tangan dan lengan pada kedua kalimat di atas adalah bersinonim atau bermakna sama. Namun dalam bidang kedokteran kedua kata itu memiliki makna yang berbeda. Tangan bermakna bagian dari pergelangan sampai ke jari tangan; sedangkan lengan adalah bagian dari pergelangan sampai ke pangkal bahu

5 MAKNA KONSEPTUAL DAN MAKNA ASOSIATIF

Leech (1976) membagi makna menjadi makna konseptual dan makna asosiatif. Yang dimaksud dengan makna konseptual adalah makna yang dimiliki oleh sebuah leksem terlepas dari konteks atau asosiasi apa pun. Kata kuda memiliki makna konseptual ’sejenis binatang berkaki empat yang biasa dikendarai’. Jadi makna konseptual sesungguhnya sama saja dengan makna leksikal, makna denotatif, dan makna referensial.
Makna asosiatif adalah makna yang dimiliki sebuah leksem atau kata berkenaan dengan adanya hubungan kata itu dengan sesuatu yang berada di luar bahasa. Misalnya, kata melati berasosiasi dengan sesuatu yang suci atau kesucian.

6 MAKNA IDIOMATIKAL DAN PERIBAHASA

Idiom adalah satuan ujaran yang maknanya tidak dapat ”diramalkan” dari makna unsur-unsurnya, baik secara leksikal maupun secara gramatikal. Contoh dari idiom adalah bentuk membanting tulang dengan makna ’bekerja keras’, meja hijau dengan makna ’pengadilan’.
Berbeda dengan idiom, peribahasa memiliki makna yang masih dapat ditelusuri atau dilacak dari makna unsur-unsurnya karena adanya ”asosiasi” antara makna asli dengan maknanya sebagai peribahasa. Umpamanya peribahasa Seperti anjing dengan kucing yang bermakna ’dikatakan ihwal dua orang yang tidak pernah akur’. Makna ini memiliki asosiasi, bahwa binatang yang namanya anjing dan kucing jika bersua memang selalu berkelahi, tidak pernah damai.

7 MAKNA KIAS

Dalam kehidupan sehari-hari, penggunaan istilah arti kiasan digunakan sebagai oposisi dari arti sebenarnya. Oleh karena itu, semua bentuk bahasa (baik kata, frase, atau kalimat) yang tidak merujuk pada arti sebenarnya (arti leksikal, arti konseptual, atau arti denotatif) disebut mempunyai arti kiasan. Jadi, bentuk-bentuk seperti puteri malam dalam arti ’bulan’, raja siang dalam arti ’matahari’.


Thank you

Selasa, 19 April 2016



SYNTAX

haayyy hellooo...!!!!!
read my post on this one okk. hmmm hopefully can add insight

Syntactically is a study of the relationship between the words / phrases / clauses / sentences one word / phrase / clause / sentence to another, or specifically to learn the ins and outs of phrases, clauses, sentences and discourse.
the term comes from the Greek syntax (Sun + tattein) which means the set together. Manaf (2009: 3) explains that the syntax is the branch of linguistics that addresses the internal structure of the sentence. The internal structure of the sentence discussed is the phrase, clause, and sentence. So the phrase is the object of study of syntax and sentence smallest object of study is the largest syntax.
  •   phrase 
The phrase is a combination of two or more words that are commonly also referred to nonpredikatif or combination of words that fill
  • Clause
clause is a construction in which there are some words that contain predicative element (Keraf, 1984: 138). The clause has the potential to be a sentence. (Manaf, 2009: 13) explains that what distinguishes clauses and sentences are final intonation at the end of the language unit. Sentence ends with final intonation, while the final clause is not terminated intonation. The final intonation intonation can be news, questions, commands, and was amazed one function
  • sentence 
The sentence is the smallest unit of speech which is the unity of mind (Widjono: 146). Manaf (2009: 11) is explained by distinguishing the sentence into spoken language and written language. In spoken language, the phrase is a unit of a language that has the following characteristics:

·       Unit of language is formed over the compound word by word, compound word with a phrase, or a combination phrase by phrase, which is minimal in the form of a clause smoking which contains at least one subject and prediket, both elements that function explicitly or implicitly;

·        Sets of languages ​​was preceded by an initial silence, punctuated or not punctuated by silence between silence and ends with the end of the final form of intonation, ie intonation news, questions, intonation command, and the tone of awe. In written language, the phrase is a unit of speech preceded by a capital letter, punctuated or not punctuated a comma (,), colon (:), or a semicolon (;), and ending with final intonation emblem is a period (.), the question mark (?) or an exclamation mark (!).intaksis in the sentence (Chaer, 2003: 222).

* Syntactic function in the sentence:

Syntactic function is essentially a "spot" or "drawer" that can be filled by any particular linguistic form (Manaf, 2009: 34). The form of syntactic function is a subject (S), prediket (P), the object (O), complement (Pel.), And information (ket). Not all sentences should contain all the syntactic function. Elements syntactic function that must exist in every sentence is the subject and prediket, while other elements, namely the object, complement and caption a support element in the sentence. Syntactic function will be explained below.

thank you
salam sr


MORFHOLOGY

Heeiii heeiii heeiii yeeeeee
How are you gusy. Okk friend This time I will introduce linguistic knowledge about morphology.
Morphology is the branch of linguistics that identifies the basic units of language as grammatical units.  Morphologie word comes from the Greek morphe combined with logos. Morphe means and forms and logos meaning science. That is why, it is said that the morphology is the study of the ins and outs of words (grammar) as well as the effect of changes in the form of words to meaning (sense) and the class of words.

according to experts Indonesia:

  • Pengertian morfologi menurut Verhaar (1996: 97), menyatakan bahwa morfologi     adalah cabang linguistik yang mengidentifikasi satuan-satuan dasar bahasa sebagai satuan gramatikal.

  • Pengertian morfologi menurut Samsuri (1988: 15), mendefinisikan morfologi sebagai cabang linguistik yang mempelajari struktur dan bentuk-bentuk kata.
  • Definisi morfologi menurut Ramlan (1978:2) Morfologi adalah bagian dari ilmu bahasa yang membicarakan atau mempelajari seluk beluk struktur kata serta pengaruh perubahan-perubahan struktur kata terhadap golongan dan arti kata. 

THANK YOU 
SALAM S.R

Selasa, 05 April 2016



PHONOLOGY

Hi, friend
how are you,
 today I will discuss about ponolog, it is almost the same ponology yes phonetic.Phonology is a branch of linguistics, closely related to phonetics, which studies the manners of ounderstanding Phonological

Phonology derived (from the Greek: φωνή, phone, "voice, voice" and λόγος, logos, "word, the voice, the subject of conversation") is the research conducted on the pattern of the sounds of language are the sounds that function in a language. Phonology is a part of grammar or language science that analyzes the sounds of language in general
rganization and usage of the speech sounds in natural languages.

according to experts. Phonology according
  • Harimurti Kridalaksana Dictionary of Linguistics stated that phonology is "The field Linguistics        investigating the sounds of language according to function"
  • According to Hartmann & F.C. Stork, M.A, Ph. D, Dictionary of Language and Linguistics "The study of speech sounds of a given language and their function within the sound system of that language 
  • According to William O'Grady, Contemporary Linguistics, An Introduction "The study of phonology attempts to discover general principles that underlie the patterning of sounds in human language"
  •  Mean while, according to Peter Roach, Phonetics "The study of the distinctive sound units of a language, the patterns they form, and the rules roomates Regulate Reviews their use"

Of the three sources I think we can conclude that Phonology is the science that discusses everything about language and its use in the system sounds. Maybe my conclusion is not a conclusion of an expert phonological thinking, but I conclude that because I think it's simple.
In the phonetics and phonology phonemes are an important part of fonology

Phonology divided into two parts, namely phonetic and phonemic.
Phonetics is part of phonological learn how to produce the sounds of language or the way the language sounds produced by the human vocal organs.
Phonemic phonological study is part of the speech sound according to function as a differentiator meaning.

hank you friend,
had joined in the blog may be useful and add to our knowledge in the field of linguistics. bye friend I hope your day enjoyable.
Salam manis R.D