KESUKSESAN YANG TERTUNDA
Gelap langit terlihat pagi itu, berjalan pelan
namun pasti menuju ruangan soekarno. Hembusan angin membawa pergi aroma
parfumku melayang keudara. Berlahan pasti kaki ku terus membawa kemana alur
fikiran ku menuju ruangan yang akan kami gunakan pagi ini. Belum banyak langkah
yang ku ambil, seketika langkah ku terhenti didepan pintu ruangan hasyim ashari.
Terlihat duduk sendiri disudut ruangan, kak rahayu sentak fikiran ku. Kenapa..?
sedang apa..? bnyak lagi pertanyaan yang ada didalam fikiran ku saat itu. Desak
tangis pun terdengar dengan jelas dari dalam ruangan dimana kak rahayu berada
dan duduk aat itu. Seketika keinginan ku untuk cepat sampai diruangan soekarno
untuk belajar dan berkumpul dengan teman teman terhenti sejenak. Sekarang arah
tujuan ku teralihkan oleh adanya kak rahayu biasa kami memanggil beliau. Aku
pun yang masih bingung dengan yang terjadi dengan kak rahayu langsung masuk
kedalam ruangan untuk memastikan keadaan beliau.
“ kenapa kak..?” dengan nada terisak isak kak rahayu menjawab
“ seandainya dulu kakak tidak berhenti kuliah, tetapi kakak tidak ada kekuatan
untuk melanjutkan nya” dengan nada pelan tutur kak rahayu. Masih belum jelas
fikiranku memahami jawaban kak rahayu. Belum sempat ku bertanya kembali kak
rahayu kembali berbicara. “ kakak lagi pengen sendiri” ujar beliau. Tanpa banyak berbicara lagi aku
beranjak meninggalkan kak rahayu sendiri.
Tidak jauh dari ruangan dimana aku meninggalkan kak rahayu, tepat nya
diruangan agus salim. Disebelah ruangan
hasyim ashari terlihat para mahasisiwa semester 7 sedang mempersiapkan untuk
menghadapi ujian proposal pagi itu. Saat
itu juga aku baru menyadari apa maksud dari perkataan kak rahayu.
Dia juga ingin seperti teman – teman nya yang
sekarang sedang mempersiapkan ujian proposal.
Tetapi tidak bisa disangkal kendala ekonomi keluarga lah yang
mengharuskan nya untuk berhenti belajar pada saat itu.
Dengan senyum dan bangga aku kepada kak rahayu,
dengan niat dan kerja keras nya dia bangkit kembali mulai mewujudkan cita-citanya demi kesuksesan
dimasa depan. tanpa sadar perjalan ku sampai ruangan yang kutuju dan berkumpul
dengan teman- teman untuk belajar.
Thank you