Rabu, 16 November 2016



KESUKSESAN YANG TERTUNDA
Gelap langit terlihat pagi itu, berjalan pelan namun pasti menuju ruangan soekarno. Hembusan angin membawa pergi aroma parfumku melayang keudara. Berlahan pasti kaki ku terus membawa kemana alur fikiran ku menuju ruangan yang akan kami gunakan pagi ini. Belum banyak langkah yang ku ambil, seketika langkah ku terhenti didepan pintu ruangan hasyim ashari. Terlihat duduk sendiri disudut ruangan, kak rahayu sentak fikiran ku. Kenapa..? sedang apa..? bnyak lagi pertanyaan yang ada didalam fikiran ku saat itu. Desak tangis pun terdengar dengan jelas dari dalam ruangan dimana kak rahayu berada dan duduk aat itu. Seketika keinginan ku untuk cepat sampai diruangan soekarno untuk belajar dan berkumpul dengan teman teman terhenti sejenak. Sekarang arah tujuan ku teralihkan oleh adanya kak rahayu biasa kami memanggil beliau. Aku pun yang masih bingung dengan yang terjadi dengan kak rahayu langsung masuk kedalam ruangan untuk memastikan keadaan beliau.
          “ kenapa kak..?”  dengan nada terisak isak kak rahayu menjawab “ seandainya dulu kakak tidak berhenti kuliah, tetapi kakak tidak ada kekuatan untuk melanjutkan nya” dengan nada pelan tutur kak rahayu. Masih belum jelas fikiranku memahami jawaban kak rahayu. Belum sempat ku bertanya kembali kak rahayu kembali berbicara. “ kakak lagi pengen sendiri”  ujar beliau. Tanpa banyak berbicara lagi aku beranjak meninggalkan kak rahayu sendiri.  Tidak jauh dari ruangan dimana aku meninggalkan kak rahayu, tepat nya diruangan agus salim.  Disebelah ruangan hasyim ashari terlihat para mahasisiwa semester 7 sedang mempersiapkan untuk menghadapi ujian proposal pagi itu.  Saat itu juga aku baru menyadari apa maksud dari perkataan kak rahayu.
Dia juga ingin seperti teman – teman nya yang sekarang sedang mempersiapkan ujian proposal.  Tetapi tidak bisa disangkal kendala ekonomi keluarga lah yang mengharuskan nya untuk berhenti belajar pada saat itu.
Dengan senyum dan bangga aku kepada kak rahayu, dengan niat dan kerja keras nya dia bangkit kembali  mulai mewujudkan cita-citanya demi kesuksesan dimasa depan. tanpa sadar perjalan ku sampai ruangan yang kutuju dan berkumpul dengan teman- teman untuk belajar.

Thank you

Tidak ada komentar:

Posting Komentar