Selasa, 22 Maret 2016



Fonetik

Fonetik adalah cabang ilmu linguistik yang meneliti dasar fisik bunyi bunyi bahasa. Ada dua segi dasar  fisik tersebut, yaitu: segi  alat- alat bicara serta penggunaannya dalam menghasilkan bunyi-bunyi bahasa, disebut fonetik  organik ( karena menyangkut alat – alat bicara) atau fonetik artikulatoris ( karena menyangkut pengartikulasian bunyi-bunyi bahasa).
Dasar kedua yaitu, fonetik akustik, karena menyangkut bunyi bahasa dari sudut bunyi sebagai getaran udara.

1.      Fonetik artikulatoris
Fonetik artikulatoris membahas bunyi bunyi bahasa menurut cara dihasilkanya dengan alat alat bicara. Bunyi bahasa dibedakan sebagai yang segmental dan yang suprasegmental.
Jenis jenis konsonan
Menurut cara pengartikulasinya, kita dapat membedakan konsosnan sebagai beriku


  • Konsonan letupan, konsonan yang dihasilkan dengan menghambat arus udara seluruhnya ditempat artikulasi tiba” dan alat” bicara ditempat tersebut lalu dilepaskan kembali
  • Konsonan kontinuan, adalah semua konsonan yang bukan letupan.


  • ·Konsonan sangau, yang dihasilkan dengan menutup arus udara keluar melalui rongga mulut.
  •  Konsonan sampingan, konsonan yang dihasilkan dengan menghalangi arus udara sedemikian rupa sehingga dapat keluar hanya melalui sebelah atau kedua belah sisi lidah saja.





  •  Konsonan geseran atau fikiran, konsonan yang dihasilkan oleh alur yang sangat amat sempit sehingga sebagian besar arus udara terhambat.
  •   Konsonan panduan atau afrikat, dihasilakan dengan cara menghambat arus udara pada salah satu tempat artikulasi secara implosif, lalu melepaskan nya secara frikatif.
  •  Konsonan getaran, konsonan yang pelafalan nya terdiri atas pengulangan cepat dari apa yang dapat disebut pengartikusian dasar.
  • Konsonan aliran, konsonan kontiniuan yang tidak frkatif atau pandun
  • Konsoan kembar, konsonan yang diperpanjang penglafalan nya.


thank you

Tidak ada komentar:

Posting Komentar