Fonetik
Fonetik
adalah cabang ilmu linguistik yang meneliti dasar fisik bunyi bunyi bahasa. Ada
dua segi dasar fisik tersebut, yaitu:
segi alat- alat bicara serta
penggunaannya dalam menghasilkan bunyi-bunyi bahasa, disebut fonetik organik ( karena menyangkut alat – alat
bicara) atau fonetik artikulatoris ( karena menyangkut pengartikulasian
bunyi-bunyi bahasa).
Dasar
kedua yaitu, fonetik akustik, karena menyangkut bunyi bahasa dari sudut bunyi
sebagai getaran udara.
1.
Fonetik
artikulatoris
Fonetik
artikulatoris membahas bunyi bunyi bahasa menurut cara dihasilkanya dengan alat
alat bicara. Bunyi bahasa dibedakan sebagai yang segmental dan yang
suprasegmental.
Jenis
jenis konsonan
Menurut
cara pengartikulasinya, kita dapat membedakan konsosnan sebagai beriku
- Konsonan letupan, konsonan yang dihasilkan dengan menghambat arus udara seluruhnya ditempat artikulasi tiba” dan alat” bicara ditempat tersebut lalu dilepaskan kembali
- Konsonan kontinuan, adalah semua konsonan yang bukan letupan.
- ·Konsonan sangau, yang dihasilkan dengan menutup arus udara keluar melalui rongga mulut.
- Konsonan sampingan, konsonan yang dihasilkan dengan menghalangi arus udara sedemikian rupa sehingga dapat keluar hanya melalui sebelah atau kedua belah sisi lidah saja.
- Konsonan geseran atau fikiran, konsonan yang dihasilkan oleh alur yang sangat amat sempit sehingga sebagian besar arus udara terhambat.
- Konsonan panduan atau afrikat, dihasilakan dengan cara menghambat arus udara pada salah satu tempat artikulasi secara implosif, lalu melepaskan nya secara frikatif.
- Konsonan getaran, konsonan yang pelafalan nya terdiri atas pengulangan cepat dari apa yang dapat disebut pengartikusian dasar.
- Konsonan aliran, konsonan kontiniuan yang tidak frkatif atau pandun
- Konsoan kembar, konsonan yang diperpanjang penglafalan nya.
thank you
Tidak ada komentar:
Posting Komentar